Jamur, Bisnis Aman

Pasar menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk menunjang sebuah perusahaan berjalan. Hal tersebut yang mendorong Anggita Rendanodya mahasiswa Ilmu Komunikasi 2006 untuk menjalankan bisnis jamur. Ia beralasan, “jamur itu banyak di konsumsi oleh masyarakat, bisa sebagai pengganti sayur, pengganti daging bagi yang vegetarian. Jamur juga  menjadi berbagai variasi makanan”.

Karena melihat peluang tersebut ditambah orang tuanya juga memiliki bisnis yang serupa, ia menjadi pengusaha jamur. Ia merelakan samping rumahnya untuk menjadi tempat menanam jamur untuk kemudian ia panen sendiri.

Setelah jamur dipanen, Kisut (panggilan akrab Anggita) tak perlu pusing-pusing memikirkan kemana jamurnya akan dipasarkan karena ada pengepul. “Merekalah yang menampung hasil produksi. Berapapun jumlah yang dipanen tetap mereka terima. Jadi kita ga perlu pusing memikirkan distribusi ke konsumen,” jelasnya sambil memperlihatkan tempat penanaman jamur. (ief, hkm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: