Workshop Fakultas Hukum "Berantas Korupsi!"

Fakultas Hukum UNSOED, Cahunsoed– Senin (04/4). Ruang aula gedung Yustisia 2 Fakultas Hukum UNSOED lagi-lagi diramaikan dengan mahasiswa Fakultas Hukum jum’at lalu (01/04). Setelah ditelusuri, ternyata mahasiswa-mahasiswa Fakultas Hukum sedang mengadakan Workshop Anti Korupsi bersama pemateri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diantaranya Roro Wide dan Yudi sebagai divisi Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat KPK.

“Acara ini diselenggarakan sebagai salah satu wahana untuk tetap menjaga tali silaturahmi antara Fakultas Hukum UNSOED dengan KPK” Ungkap Bryan, ketua panitia acara workshop ini. Sang ketua juga menaruh harapan besar agar dengan workshop ini mahasiswa Fakultas Hukum esoknya menjadi lulusan yang beretika dalam dunia kerja mereka nanti.

Acara yang bekerjasama dengan Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Unit Kerohanian Islam (UKI) Fakultas Hukum, Lembaga Kajian Hukum dan Sosial (LKHS), dan Forum Studi Hukum Islam (FOSHI) ini diadakan selama dua hari, terhitung sejak hari kamis lalu (31/03). “hari kamis pemberian materi, dan hari jum’at mulai masuk ke pembelajaran tekniknya terkait pemberantasan korupsi” Papar ketua panitia yang masih berstatus sebagai mahasiswa fakultas hukum angkatan 2009 ini. (aguz)

Iklan

Mahasiswa Hukum, Sibuk Bikin Kotak ‘Sidang-Sidangan’

Dipelataran dapan ruang kuliah, terlihat bertumpuk kotak kardus yang sedang dibalut kertas payung. Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa (BIKOHUMA) sibuk melakukan pekerjaan balut-membalut tersebut. Kotak-kotak itu akan digunakan sebagai tempat berkas buat advokasi perkara di lomba persidangan yang diselenggarakan Universitas Padjadjaran (UNPAD) tanggal 23-25 Maret nanti.

“Ya, kita akan mengikuti lomba advokasi perkara di ruang sidang. Peran kita selayaknya pengacara menangani suatu kasus nantinya. Teman-teman hari ini mulai mempersiapkan perlangkapan yang dibutuhkan diperlombaan,” kata Pipin, sekretaris BIKOHUMA dengan kalemnya.

BIKOHUMA ini merupakan bantuan hukum yang dikelola mahasiswa dan dosen yang punya izin pengacara. Tujuannya untuk membantu upaya hukum bagi mereka yang lemah dan tidak mampu untuk membayar pengacara. Oleh karena itu, BIKOHUMA ini mempunyai misi sosial dan bersifat sukarela, alias non komersil. (MG,CHX)