Rektor Cup Unsoed 2011 Hadir Kembali

Purwokerto, kamis (21/4), GOR Satria kembali diramaikan dengan adanya turnamen Rektor Cup Unsoed 2011. Acara yang bekerja sama dengan Nuvo ini, dilaksanakan dari tanggal 18-24 April, diikiuti oleh 64 tim dari mulai SMP, SMA se-Banyumas juga se-Fakultas se-Unsoed. Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan, dan juga diselenggarakan dalam rangka meramaikan kembali dunia basket pelajar di Banyumas.

Rektor Cup Unsoed 2011 memperebutkan hadiah uang  sebesar satu juta rupiah. Ada 13-14 pertandingan yang dilangsungkan dalam satu hari. Peserta pun tak terbatas hanya di Unsoed, tapi juga berasal dari berbagai perguruan tinggi se-Banyumas.

Walupun diikuti oleh cukup banyak peserta, namun belum terlihat antusiasme yang besar dari penonton. Ini bisa dilihat dari banyaknya kursi yang masih kosong. Meski sedikit, setidaknya dari setiap harinya selalu ada peningkatan jumlah penonton. Hal ini diakui oleh Adis, MC pertandingan, “emang sejak mulai, selalu terjadi peningkatan jumlah penonton yang hadir”. “Yang biasanya rame itu kalau pertandingan anak SMA, supporter nya biasanya banyak dan ramai lagi”ungkap mahasiswa dari fakultas Ekonomi ini. [Mugi & egi]

Iklan

Sport Center, Pindah ke Auditorium

UNSOED (2/3). Tempat segala kebugaran dan kesehatan fisik, Sport Center, pindah ke Audotorium sebulan yang lalu. Eks arena ini saat ini dialih fungsikan menjadi ruang penyimpanan arsip UNSOED.

“Alasan pindah ke audotorium karena disini tempatnya sempit atau kurang luas Mas,” kata pegawai dieks gedung Sport Center yang tidak mau disebutkan namanya.

Kini ruang kebugaran yang diadakan UNSOED ini telah menempati lantai atas gedung Audotorium yang terletak disamping FISIP. Segala peralatannya masih dinonaktifkan, terlihat juga masih butuh penataan ulang sebelum kegiatan berjalan. (MG,Ela)

UNSOED Punya Pecatur Handal

Sang Juara Catur. Fika Ba’diul Afkhari, Mahasiswa fakultas pertanian angkatan 2008.

Fika Ba’diul Afkhari , Mahasiswa Unsoed Fak. Pertanian ‘08 menjadi Juara Catur PONPENAS di Samarinda, juara dalam kategori Catur Cepat dan Catur Klasik. Sekalipun menjadi mahasiswa dengan beban praktikum yang tinggi namun pria asal Cilacap ini tetap fokus mengasah bakatnya.

Bakatnya  yang mendapat  apresiasi dari orang tua saat duduk di SMP, belum juga sepenuhnya mendapat perhatian dari Universitas. Sekalipun minim apresiasi dari Universitas, Fika tetap menaruh harapan besar bagi perkembangan catur di Unsoed. “Sebenarnya banyak pecatur muda yang handal di Unsoed ini” terangnya penuh semangat. (Ryo)